Senin, Juli 15

Ali dan Syiahnya adalah sebaik-baiknya makhluk

Jika kita membuka Al-Quran membaca surah Al-Bayinah ayat 7, kita melihat kata-kata “Sebaik-baiknya makhluk” di ayat tersebut. Jika kita merujuk ke kitab tafsir dan referensi hadis dan riwayat, kita akan menemukan penafsiran tentang siapa itu sebaik-baiknya makhluk. Ternyata sebaik-baiknya makhluk tersebut adalah Ali bin Abi Thalib as dan para pengikutnya.

Dalam kitab Tarikh Madinah Dimasyq jilid 42 halaman 371 cetakan Darul Fikr Beirut, disebutkan riwayat ini:

Kami bersama Nabi Muhammad Saw lalu datanglah Ali bin Abi Thalib. Lalu Nabi Muhammad saw berkata: “Telah datang saudaraku kepada kalian.” Kemudian Rasulullah saw beranjak ke Ka’bah dan menyentuhnya lalu berkata, “Demi Tuhan yang nyawaku ada di tangan-Nya, sesungguhnya orang ini (Ali) dan Syiah-nya mereka adalah orang yang beruntung di hari kiamat.” Kemudian beliau melanjutkan, “Ia yang pertama mengimaniku, yang paling memenuhi janji Allah, yang paling mantap menjalankan perintah Allah, yang paling adil di antara kalian dan paling mulia di mata Allah daripada kalian.” Kemudian turunlah ayat 7 surah Al Bayyinah. Kemudian setiap kali para sahabat melihat Ali datang mereka berkata, “Ini dia sebaik-baiknya makhluk.”

Hadis serupa juga dapat ditemukan dalam kitab Tafsir Thabari dalam penafisran ayat dan surah tersebut:

Hadis dan riwayat yang sama pun disebutkan dalam kitab Dur Al Mantsur karya Imam Jalaluddin Suyuthi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

− 1 = 1