Senin, Juli 15

Tata cara shalat Ied dalam fikih Ahlul Bait as

Shalat Iedul Fitri dan Iedul Adha hukumnya wajib saat ada Imam Ma’shum dan harus dikerjakan secara berjama’ah. Adapun di jamah ghaibnya Imam Zaman as, hukumnya mustahab (sunah/tidak wajib) dan bisa dikerjakan sendiri, dan bisa dikerjakan berjamaah dengan harapan mendapatkan pahala shalat berjamaah. Disunahkan juga dua khutbah setelah shalat, namun di zamain ghaibah bisa juga ditinggalkan.

Disunahkan shalat Ied dikerjakan di tempat terbuka (di bawah langit). Disarankan sebelum berangkat shalat Ied untuk melakukan mandi sunah, memakai pakaian bersih dan wangi, serta menunaikan dua rakaat shalat sunah di rumah.

Waktu Shalat Eid adalah semenjak matahari terbit hingga adzan Dhuhur. Namun ditekankan shalat ini dikerjakan sesaat matahari sudah mulai terbit. Shalat Ied tidak memiliki takbir dan iqomah, melainkan diucapkan “As-shalah” 3 kali sebelum memulainya.

Tata cara Shalat Eid:

Shalat Eid dua rakaat. Di rakaat pertama, seusai membaca surah Al-Fathihah dan surah pendek, lalu dilakukan 5 kali takbir, yang mana seusai tiap takbir dilakukan qunut. Setelah qunut ke-5 kembali dilakukan takbir, kemudian ruku’ dan dua sujud untuk menyelesaikan rakaat pertama. Kemudian melanjutkan rakaat kedua dengan cara yang sama, hanya saja di rakaat kedua hanya ada empat qunut, setelah qunut keempat melakukan takbir kemudian ruku’ dan dilanjutkan hingga diakhiri dengan tasyahud dan salam.

Dalam tiap qunut shalat boleh membaca doa apapun, tapi disarankan membaca doa ini:

اللّهُمَّ أَهْلَ الْكِبْرياءِ وَالْعَظَمةِ

Ya Allah pemilik keagungan dan kebesaran

وَ أهْلَ الجُودِ وَالجَبَرُوتِ

pemilik keperkasaan dan kedermawanan

وَ أَهْلَ العَفْو وَالرَّحْمَةِ

pemilik ampunan dan rahmat

وَ أَهْلَ التَقّويٰ وَالمَغْفِرَة

dzat yang menuntut ketakwaan dan penuh maghfirah

أَسْئَلُكَ بَحَقِّ هذَا الْيوَمِ

aku memohon demi hari ini

الّذي جَعَلْتَهُ لِلمُسْلِمينَ عيداً

yang Kau jadikan hari raya untuk umat Islam

وَ لِمُحَمّدٍ صَلّيٰ اللهُ عَليْه وَ آلِهِ ذُخْراً وَ شَرَفاَ وَ کِرامتاً وَ مَزيداً

dan Kau jadikannya kemuliaan, kehormatan dan karunia bagi Muhammad saw dan keluarganya

أَن تُصَلّي عَليٰ مُحَمّدٍ وَ آلِ مُحَمَّدٍ

haturkan shalawat salam kepada Muhammad dan keluarga Muhammad

وَ أَنْ تُدْخِلني في كُلِّ خَيْرٍ أَدْخَلْتَ فيهِ مُحَمَّداً وَ آلَ مُحَمَّد

lalu Kau masukkan daku pada segala kebaikan yang Kau telah memasukkan Muhammad dan keluarganya ke sana

وَ أَنْ تُخْرِجَني مِنْ كُلِّ سُوءٍ أَخْرَجْتَ مِنْهُ مُحَمَّداً وَ آل مُحَمَّدٍ

dan Kau keluarkan daku dari segala keburukan yang mana Kau telah mengeluarkan Muhammad dan keluarganya dari sana

صَلَوٰاتُكَ عَلَيُهِ وَ عَلَيْهِمْ

shalawat-Mu senantiasa untuknya dan mereka

اللّهُمَّ إني أَسْئَلَكَ خَيرَ مٰا سَئَلَكَ مِنْهُ عِبادُكَ الصّٰالِحُونَ

ya Allah aku memohon kepada-Mu segala kebaikan yang dimohon oleh hamba-hamba shaleh-Mu

وَاَعُوذُ بِكَ مِمّا اسْتَعاذَ مِنْهُ عِبادُكَ الْمُخْلِصوُنَ

dan aku berlindung pada-Mu dari apapun yang dimintai perlindungan oleh hamba-hamba-Mu yang ikhlas

Referensi: https://www.namaz.ir/eid-al-adha-salah/

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 + 2 =